300 x 250
kemarin tanggal 20 10 2010 tepat satu tahun masa kepemimpinan presiden sby, saya tidak dapat menyebut pemerintahan yang sby jalani berserta kabinetnya telah gagal, karena menurut saya gagal berarti dia tidak dapat mencapai target yang telah ia buat.. kemarin banyak sekali mahasiswa turun ke jalan meminta pertanggung jawaban dari kepemerintahan sby mereka menuntut pemerintahan yang sekarang mampu mensejahterakan rakyatnya
saya ingin sedikit mengulas tentang satu tahun kinerja kepemerintahan sby dan kabinet bersatu jilid 2
pertama masalah hukum di indonesia yang makin curatmarut :
banyak kasus hukum yang menguap begitu saja dalam satu tahun terakhir seperti kasus century, kasus kpk "cicak dan buaya" , dan yang paling anyar kasus mafia pajak gayus tambunan, ini tiga dari kasus besar yang ada di indonesia namun penyelesaianya justru mengecewakan buat kami rakyat indonesia. kasus ini hilang bagaikan di telan bumi tanpa ada pertanggung jawaban yang jelas. sedangkan kasus2 kecil dari kaum ploretar seperti nenek yang dituduh mencuri piring, biji kopi justru dihukum dan diproses dengan cepat dan hakim menjalani tugasnya dengan baik pada saat itu sesuai dengan uu yang berlaku, kita lihat kasus anggodo, artalita, dan gayus mereka yang sudah merugikan uang negara milyran bahkan triliyunan hanya dihukum empat tahun, belum lagi sang BESAN sby yang mendapakatkan remisi masa penahanannya, ada apa sebenernya sama hukum di negeri ku tercinta indonesia mengapa sangat kentara perlakuan berbeda dari hakim yang menangani kaum borjuis dengan kaum ploretar???
kedua kesejahteraan rakyat hanya utopis
pemerintah menggembargemborkan angka rakyat miskin sudah mulai menurun bila dilihat dari kacamata ekonomi itu mungkin benarsaja bila satu orang berpenghasilan sekitar 15juta perbulan dapat menutupi sekitar 150 orang yang berpenghasilan rendah, jadi bila kita lihat secara ekonomi angka pertumbuhan ekonomi dapat dikatakan naik, namun bila dilihat dari secara sosial ..hello pemerintah masih banyak anak2 yang putus sekolah, masih banyak anak2 yang harus makan nasi aking dan sebagai macamnya, jangan jadikan kesejahteraan hanya angan2 dan mimpi belaka mana yang dibilang indonesia negara yang kaya
sby lebih mementingkan diri sendiri
kita lihat seberapa pengecutnya sby ketika harga diri bangsa ini di injak2 gitu saja, sama negeri tetangga malaysia tanpa ada tindakan yang tegas padahal itu jelas2 kita udah kaya yang gak punya harga diri tapi ketika masalah belanda yang menyangkut nama sby yang mau di jeblosin ke penjara dia langsung bisa bertindak cepat, saya melihat kasus ini cerminan dari sby yang egois sekali,
Orang besar adalah orang yang memikirkan kondisi banyak orang dan sekelilingnya, sedangkan orang kecil dan kerdil adalah orang-orang yang mati karena hanya memikirkan dirinya sendiri!!!
semoga di tahun tahun berikutnya sby dapat bertindak dengan baik,dengan arif dan semakin bijaksana dalam mengurus rakyat2nya karena bila rakyat2nya masih turun kejalan menurut saya mereka masih perduli dengan kelanjutan dan kedaulatan negeri ini, jangan sampai rakyat2 apatis dengan keadaan negaranya.
gue setubuh deh sama isi tulisan lu
BalasHapusgue sendiri kecewa sama sikap SBY yang terkesan "bimbang" dalam tiap pengambilan keputusan, terlebih pas lagi panas-panasnya kasus sama malaysia waktu itu.
tapi gue juga pengen mengkritik masyarakat indonesianya, coba mampir di
http://jabrah.blog.uns.ac.id/2010/10/27/teruntuk-kalian-para-sampah-rakyat-indonesia/