300 x 250
kematian adalah sesuatu yang paling pasti kedatangannya tanpa perlu risau atau takut kematian tidak akan pernah lari dari sesuatu yang bernyawa.
Tanggal 04 maret 2012 jam 22.22 bule emi sumiyati pergi meninggalkan kita semua. Mungkin memang Allah lebih sayang sama bule di banding kita dan mungkin ini memang yang terbaik untuk bule. Hampir 2,5tahun bule menahan sakit kanker ovarium setiap 2 minggu sekali bule harus menjalani kemoterapi. Ya kemo adalah pengobatan yang paling kejam dan menyakitkan menurut gua, karena dampak kemoterapi bule harus kehilangan rambut2nya yang hitam sedikit memutih, kemoterapi juga membuat kulit putih bule menjadi menghitam, kemoterapi juga membuat kuku kaki dan tangan bule hangus seperti terbakar. Begitu dahsyatnya dampak pengobatan dari kemoterapi bukan hanya itu, kemoterapi juga membuat dampak yang luar biasa ke tubuh bule, selalu setiap habis kemo bule tidak bisa makan tidak bisa tidur dan gua tau itu sangat menyiksa. hampir 2,5tahun lebih bule berjuang untuk melawan rasa sakit, bule adalah orang yang paling kuat sudah beberapa kali bule koma, namun bisa bangun dan bangkit lagi, semangat itu hadir karena ariel dan zia. Ya anak2 bule yang bikin bule kuat. Semangat ibu untuk bisa menjaga anak2nya, dan anak2nya adalah sumber kekuatan untuk seorang ibu, ariel zia adalah semangat untuk bule untuk berjuang sembuh dari cengkraman keganasan kanker, Karena bule sesungguhnya ingin terus mendampingi ariel dan zia beranjak dewasa. Bule pergi bukan karena menyerah dari kanker, tapi bule pergi dengan tenang karena bule sudah berjuang begitu luar biasa dari kanker dan Allah pasti sudah menjanjikan surga untuknya karena melihat kesabaran bule saat di ujian selama 2,5tahun.
Begitu banyak kenangan yang udah bule tinggalin, banyak banget. Bahkan ketika kemarin gua ke salah satu pusat perbelanjaan di kawasan pejaten, semua memori tentangnya hadir saat itu, rasanya mau nangis melewati restoran kemiri, tempat yang bule ajak untuk merayakan ulang tahun ariel tahun kemarin. Tempat gua memilih baju untuk lebaran bareng bule. Dan masih banyak kebahagian yang bule kasih buat gua. Karena bule yang selalu memenuhi sesuatu yang ibu ga bisa kasih ke gua. walaupun terkadang gua dan bule ada selisih paham, tapi sejujurnya gua sayang banget sama bule. Uyung sayang banget sama bule, dan sebagai bentuk penghormatan terakhir gua ke bule, gua mengikuti semua detik-detik menjelang kepergian bule sampai ke tempat peristirahatan terakhir bule.
Saat-saat paling mengharukan adalah ketika semua keluarga di ijinkan untuk mencium jenazah bule sebelum dimakamin, ya saat itulah gua melihat sesosok wanita yang hampir separuh hidup gua lewatin bareng. Disana gua kembali berbisik "bule selamat jalan kelak nanti uyung sukses uyung akan menjaga dan membahagiakan ariel dan zia kaya dulu bule bahagiain uyung, bule pasti bahagia disana"
Tetes demi tetes mengalir dari mata ini ketika ariel menghadiri pemakaman terus memangil nama "bunda, aku mau sama bunda," sedangkan zia sudah tak kuasa menahan rasa sedih kehilangan bunda. Malam harinya aril berceloteh " mba bunda udah ada di surga ya mba? Bunda di surga sama siapa mba? Bunda sama emak (nenek gua) ya mba? "
Selamat jalan bule emi sumiyati, selamat jalan dan semoga engkau berbahagia di sana :')
0 Response to "ungkapan akhir untuk bule"
Posting Komentar