300 x 250
ini cerita untuk dia teman baru saya, dia bernama qisty daneswara widigdo,
saya berteman dengan qisty berawal karena pada saat itu saya masih berpacaran dengan wisnu, pertemuan pertama saya dengan qisty pada tanggal 31 januari 2009, dimana saat itu saya janjian untuk bertemu dengan wisnu pacar saya di depan cempaka mas, karena ada miss komunikasi antara saya dan qisty akhirnya waktu itu dia agak membentak saya, dan saya paling tidak suka dibentak sama orang yang tidak saya kenal dengan baik, dan alhasil dipertemuan pertama saya dengan qisty sangat tidak menyenangkan. dirumah putri qisty saya kenalkan dengan teman baik saya andhi, (niatnya mau ngejodohin mereka berdua) hahaha, tapi yang tergambar pada saat itu ke qisty adalah kesan yang tidak baik, dan egy pun yang saat itu menemani saya untuk bertemu dengan wisnu,qisty dan teman-temannya bilang tidak respect bahkan tidak suka pada saat pertemuan pertama kami.
selepas itu kami sms-an namun hanya untuk menanyakan tentang wisnu, tanggal 12 februari 2010 tepat pukul 22.20 hubungan percintaan saya dengan wisnu adi purnomo harus berakhir, betapa sedihnya saya saat itu, ketika menerima kenyataan bahwa hubungan saya dengan wisnu adi purnomo harus berakhir. malamnya pukul 01.00 qisty menghubungi saya, dan dia menanyakan bagaimana hubungan saya dengan wisnu, entah kenapa pada saat itu saya bisa menangis dan menceritakan semuanya ke qisty, orang yang hanya baru bertemu satu kali dan kami berkomunikasi hanya melalui sms. awalnya saya ragu untuk menceritakannya karena memang saya tidak terbiasa untuk bercerita masalah pribadi ke orang yang tidak dekat dengan saya. beda yang terjadi pada saat itu, saya dapat menangis sejadi-jadinya dan menceritakan semuanya, dan dia dengan sabar mendengarkan saya menangis, dan setelah itu dia menceritakan kejadian yang tidak saya ketahui tentang wisnu hehehe. dan hanya qisty yang tahu tentang cerita ulang tahun saya, sayapun tidak menceritakan tentang apa yang terjadi di ulang tahun saya ke orang lain bahkan ke teman terdekat sayapun tidak saya ceritakan. hanya qisty, saya dan wisnu yang mengetahui ini. karena memang saya tidak ingin menjelekan nama seseorang dan saya hanya ingin menjaga harga diri orang tersebut.
saat itu saya teleponan dengan qisty sampai pukul 03,00 di sela-sela tangis saya dia mampu membuat saya tertawa dengan cerita-cerita nya. dan sedikit rasa sedih itu mulai hilang. dan dia menyemangati saya untuk tidak bersedih. pasca putusnya saya dengan wisnu saya dengan qisty jadi semakin sering telepon-teleponan dan dia selalu menyemangati saya untuk tidak bersedih, dan kata-kata yang paling saya ingat adalah " percaya pasti abis susah kaya gini lo bakal nemuin keberuntungan" dulu gua juga gitu abis putus sama icha gua dibeliin motor mio baru trus gua bisa nraktir temen-temen" dan yang paling saya ngerasa kalo qisty itu orang yang baik adalah pada saat dia mengajak saya taruhan apakah saya bisa dalam waktu 2 minggu untuk tidak membicarakan tentang wisnu lagi, kalau saya bisa melewatinya saya akan di traktir dia pizza 100rb " dan pada saat itu saya tidak berani menerima tantangannya karena saya tidak sanggup. disini saya kembali melihat bahwa qisty adalah orang yang baik. mungkin kalo tidak mana mau dia berusaha untuk membantu saya agar keluar dari kesedihan ini, padahal kalo dipikir-pikir saya dan dia bukan teman yang sering bertemu langsung.
setelah itu kami loss kontek tapi emang kalo dipikir-pikir memang gitu hubungan pertemanan kami, dia datang tiba-tiba dan hilangpun suka-suka ( lebih mirip jelangkung yang mandiri karena ga perlu dateng dijemput dan pulang diantar) hahaha selebihnya kami menceritakan apa saja yang bisa diceritakan, mulai dari dia menceritakan bagaimana usaha pas mantannya icha ulang tahun, tentang sifat manja dari kiki mantannya sampe, bagaimana dia sayang dan akrabnya sama adiknya
baru-baru ini kami komunikasi lagi, kali ini dia yang lebih banyak cerita tentang mantannya dan saya membantu permasalahannya hanya sebisa saya, pada saat saya kerja di kompas diapun dengan baik hati mau membantu saya hehe, walaupun efeknya bikin saya bleng karena celotehan dari mulutnya *mungkin ayahnya qisty pelawak kaya tukul, soalnya anaknya selalu bisa bikin saya ketawa* hahaha, biasanya saya dan qisty telpon-telponan mulai dari jam 1 pagi karena pas nunggu jam yang murah hahaha, dan cuma dia yang bisa bikin saya rela bangun walaupun udah tidur untuk mendengarkan ceritanya dan ujung-ujungnya ditelepon kita tertawa.
dan satu lagi kebaikan dari seorang qisty yang dia tunjukan, yaitu pada saat saya, egy, andhi dan dian ingin liburan ke jogjakarta kita yang mau liburan tapi dia yang repot masalah penginapan, transpot dan sebagainya, saya akuin pada saat itu saya dan teman-teman saya sangat tidak jelas mau ikut bergabung liburan dengan dia apa tidak, sampai akhirnya mungkin dia kesal dengan saya dan bicara dengan saya dengan nada dan intonasi yang agak keras, disitu saya jadi agak kesal dengan dia, karena ini yang kedua kali dia bicara dengan nada yang tidak enak.
di malioboropun tanggal 2 februari 2011 menjadi pertemuan kedua saya dengan qisty setelah selama ini kami hanya berkomunikasi melalui telepon dan sms serta chat. hahaha pertemanan yang cukup aneh dan unik. dan saat baru bertemupun saya dikerjain atau apalah yang jelas saya dikasih unjuk korek namun ternyata korek itu nyetrum. pada saat tanggal 4 februari di kereta progo menuju jakarta saya, andhi, egy, dan dian merasakan ada yang "mengintai" kami *mungkin efek cewe-cewe yang suka nonton sinetron, dan punya daya khayal yang kelewat tinggi* hahaha akhirnya kami meminta bantuan kepada qisty untuk duduk di gerbong kami yang terletak di gerbong tiga, dan tukeran dengan dian yang duduk di gerbong delapan. hehehe
sepanjang perjalanan kami cerita banyak mengenai tentang liburan kami di jogja, dan dia memang benar-benar liburan beda dengan saya,egy,andhi, dan dian rasakan. hahaha di keretapun saya membahas mengenai ubur-ubur yang jelas sepertinya dia kurang menyukai bila saya jadian dengan ubur-ubur *padahal mimpipun gua ga pernah untuk jadian sama dia* qisty bilang pelan-pelan aja gausa buru-buru nanti juga dateng dengan sendirinya.
ini cerita saya buat ketika saya mengingat bahwa sudah satu tahun saya putus dengan wisnu . dan ternyata qisty adalah salah satu orang yang berpengaruh besar agar saya bisa keluar dari kesedihan ini. makasih banyak ya cebong buat kebaikan yang udah lo kasih, walaupun mungkin kita bisa dibilang temen baru tapi lo udah bener2 baik, dan lo selalu bisa bikin nyaman serta bisa bikin ketawa di saat-saat sedih gua *agak berlebihan*, kesan buruk pas pertama kali kita ketemu gak menjamin bahwa lo adalah orang yang menyebalkan karena bisa2nya bentak-bentak orang yang gak lo kenal, hahaha dan sekarang mungkin saatnya gua ngebales kebaikan lo, semoga lo sukses dan lancar ngedeketin temen gua andhi, terus usaha sampe bikin andhi keplintir hahaha. dan gua akan bantu lo untuk bikin andhi keplintir . gua akan turut seneng kalo lo seneng. :)

0 Response to "cerita untuk dia teman baru saya qisty daneswara widigdo"
Posting Komentar